Dokumentasi diperlukan guna mengenang suatu momentum penting dalam
perjalanan hidup seseorang. Cukup banyak momen-momen penting dalam
kehidupan kita yang patut untuk didokumentasikan, baik itu berupa
gambar, video ataupun rekaman audio. Dengan menyimpan file dokumentasi
dari sekian peristiwa penting yang sempat kita kecap dimasa-masa lalu,
ketika kita merindukan masa-masa itu kita bisa membuka berkas
dokumentasi detik-detik terjadinya peristiwa tersebut.
File-file dokumentasi biasanya akan disimpan dalam media storage, seperti CD, flashdisk, hardisk dan juga komputer. Bagi mereka yang memiliki komputer, sudah pasti akan menyimpannya di komputer. Menyimpan file dokumentasi dengan menggunakan beberapa media storage diatas sebenarnya tidak cukup aman. Media storage dan komputer bisa dijadikan alternatif untuk menyimpan file dokumentasi, tapi sebaiknya anda juga mempunyai salinan file-file tersebut yang anda simpan pada ditempat lain.
Media storage dan gadget seperti handphone bisa mengalami kerusakan sewaktu-waktu. Gadget ataupun media penyimpanan bisa saja mengalami kerusakan fatal yang akhirnya tidak bisa diperbaiki termasuk perangkat keras yang dalam hal ini berfungsi untuk menyimpan data. Jika suatu hari kejadian ini menimpa anda, maka sekian banyak file-file dokumentasi yang ingin anda abadikan akhirnya harus lenyap semuanya. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal ini anda harus mempunyai duplicut file-file tersebut yang anda simpan ditempat lain.
Di internet anda bisa menemukan banyak free file hosting (tempat gratis menyimpan file) yang bisa anda manfaatkan untuk menyimpan kopian file dokumentasi anda. Jika anda melakukannya, tentunya anda akan memiliki data cadangan sehingga jika suatu hari komputer atau media storage mengalami kerusakan atau mungkin juga dicuri orang, maka anda tetap memiliki salinannya. Simpan file-file penting dokumentasi anda dengan menggunakan internet free file hosting, seperti ziddu.com, 4shared.com, tusfiles.net atau yang lainnya. Setting folder penyimpanan anda menjadi private (tidak untuk di share kepublik) sehingga hanya anda sendiri yang memilki akses ke data-data tersebut.
File-file dokumentasi biasanya akan disimpan dalam media storage, seperti CD, flashdisk, hardisk dan juga komputer. Bagi mereka yang memiliki komputer, sudah pasti akan menyimpannya di komputer. Menyimpan file dokumentasi dengan menggunakan beberapa media storage diatas sebenarnya tidak cukup aman. Media storage dan komputer bisa dijadikan alternatif untuk menyimpan file dokumentasi, tapi sebaiknya anda juga mempunyai salinan file-file tersebut yang anda simpan pada ditempat lain.
Media storage dan gadget seperti handphone bisa mengalami kerusakan sewaktu-waktu. Gadget ataupun media penyimpanan bisa saja mengalami kerusakan fatal yang akhirnya tidak bisa diperbaiki termasuk perangkat keras yang dalam hal ini berfungsi untuk menyimpan data. Jika suatu hari kejadian ini menimpa anda, maka sekian banyak file-file dokumentasi yang ingin anda abadikan akhirnya harus lenyap semuanya. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal ini anda harus mempunyai duplicut file-file tersebut yang anda simpan ditempat lain.
Di internet anda bisa menemukan banyak free file hosting (tempat gratis menyimpan file) yang bisa anda manfaatkan untuk menyimpan kopian file dokumentasi anda. Jika anda melakukannya, tentunya anda akan memiliki data cadangan sehingga jika suatu hari komputer atau media storage mengalami kerusakan atau mungkin juga dicuri orang, maka anda tetap memiliki salinannya. Simpan file-file penting dokumentasi anda dengan menggunakan internet free file hosting, seperti ziddu.com, 4shared.com, tusfiles.net atau yang lainnya. Setting folder penyimpanan anda menjadi private (tidak untuk di share kepublik) sehingga hanya anda sendiri yang memilki akses ke data-data tersebut.

0 Komentar:
Posting Komentar