Belajar Nge Blog Biar Gag Goblog: MAKALAH SIMULASI SERVER JARINGAN

Rabu, 07 April 2010 MAKALAH SIMULASI SERVER JARINGAN

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG LINUX MANDRIVA

Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft). Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager. Pertama kali dirilis berbasis Redhat Linux (versi 5.1) dan KDE (versi 1.0) pada Juli 1998.
Perubahan nama Linux, dari awal hingga versi 8.0, Mandrake menamai produk utamanya dengan Linux Mandrake. Sedang versi 8.1 sampai 9.2 dinamai Mandrake Linux. Pada bulan Februari 2004, Mandrakesoft kalah dalam suatu kasus di pengadilan terhadap Hearst Corporation, pemilik King Features Syndicate. Hearst menuduh MandrakeSoft melanggar hak cipta karakter King Features bernama ‘Mandrake the Magician’. Sebagai tindakan pencegahan, Mandrakesoft mengganti nama produknya dengan menghilangkan spasi antara merek dan nama produk serta mengubah huruf pertama dari nama produk menjadi huruf kecil, sehingga menjadi satu kata. Mulai dari versi 10.0, Mandrake Linux dikenal sebagai Mandrakelinux, demikian pula logonya.
Pada bulan April 2005 Mandrakesoft mengakuisisi Conectiva, sebuah perusahaan Brasil yang menghasilkan distribusi linux berbahasa Portugis (Brasil) dan Spanyol di Amerika Latin. Akibat akuisisi ini dan sengketa hukum dengan Hearst Corporation, Mandrakesoft mengumumkan nama perusahaan menjadi Mandriva, dan bahwa Mandriva Linux akan menjadi nama baru bagi produk-produknya.

B. PERSIAPAN DAN CARA PENGISTALAN PADA MANDRIVA 2008 DAN WINDOWS XP
Terkadang banyak orang mengeluh, ataupun bertanya-tanya: “Sulitkah membuat jaringan komputer (LAN)?”. Jawabannya sih gampang-gampang susah. Bagi orang yang awam akan komputer ataupun server akan terasa sulit membuat sistem jaringan komputer atau kerennya disebut “Home Networking”, “Intranet”, “LAN” dan banyak istilah lainnya. Di sini saya tidak akan membahas istilah-istilah tersebut, karena tiap-tiap istilah mungkin akan mengacu kepada coverage area, kepentingan, features, fungsional dan lain-lain. Kali kami memilih “Linux Mandriva 2008” sebagai server dan “Windows XP” sebagai workstation atau client.
 Persiapan
• Siapkan dua unit PC untuk Server dan client.
• Kabel UTP.
• Jack RJ-45
• Cripping Tool
Jika semua peralatan sudah lengkap kita lanjutkan dengan instalasi Linux Mandriva 2008 dan Windows XP.
1) Pertama kita akan meng-install “Linux Mandriva 2008″ pada komputer yang akan bertindak sebagai server.
Linux Mandriva adalah kelanjutan dari Mandrake Linux, di awali dengan Mandriva Linux LE 2005 sebagai kelanjutan dari Mandrake Linux 10.1 yaitu ketika Perusahaan Mandrake Soft membeli kepemilikan Distro Linux Connectiva. Atau Mandriva Linux LE 2005 adalah nama baru untuk Mandrake Linux 10.2. Dan pada bulan oktober 2007 kemarin Mandriva resmi merilis Mandriva Linux 2008. Cara atau pola instalasinya sama saja baik versi 2005, 2006,2007,2008, karena memang Mandrake atau Mandriva khususnya sejak Mandrake 8.0 memang sudah demikian mudahnya karena sebagian besar parameter-nya tinggal di klik OK atau Lanjutkan, Di samping itu, sebagian parameter dapat di set ulang setelah Linux Mandrake atau Mandriva terinstall menggunakan fasilitas Mandrake/Mandriva Control Center. karenanya kita tidak perlu takut akan mendapat kesulitan yang berarti untuk menginstalasi Linux ini. sebetulnya cukup lengkap manual cara instal linux ini beredar di mana-mana baik dalam bentuk tulisan atau video tutorial.
Untuk kesempatan ini karena keterbatasan waktu dan cukup banyak fitur utk proses instalasi Mandriva ini jika mau di bahas secara detil, maka saya hanya akan membahas garis besar atau proses singkat dan mudahnya saja utk cara instalasi Mandriva ini. Ada beberapa cara instalasi berdasarkan sumbernya seperti dari Hardisk, DVDROM, Server dalam jaringan (web), tapi untuk panduan ini yg saya bahas untuk instalasi dari DVDROM :
1. Setelah BIOS di set boot dari DVDROM masukan CD Linux Mandriva 2008.
2. Setelah tampilan utama akan memasuki menu Modus Instalasi yaitu grafis dan Text, pilih saja grafis untuk pemula.
3. Masuk menu bahasa, bisa pilih Bahasa Indonesia jika ini mungkin memudahkan, lalu next atau lanjutkan.
4. License agreement, pilih Termia lalu Selanjutnya atau Next.
5. Upgrade atau install, pilih saja install, kecuali di PC anda sudah ada versi linux sebelumnya silahkan pilih upgrade, bila anda pilih upgrade nanti akan tampil pilihan upgrade dari versi linux yg sudah ada di PC lalu next atau lanjutkan.
6. Partisi Hardisk, untuk pemula dan supaya amannya aja pilih saja Erase entire disk artinya akan menggunakan seluruh ruang hardisk, dan data-data yg pernah ada akan hilang akan atau bisa juga pilih Use existing partitions. yaitu anda akan di minta menentukan mount point setiap partisi yg ada, pilihan ini tidak kan menghapus partisi lain yg mungkin sudah ada, lalu next atau lanjutkan. Tapi disini kami Mem-format Partisi, untuk panduan ini lakukan format saja, kecuali anda sudah paham bisa juga tidak perlu di format bila sudah memiliki partisi Linux sebelumnya, disini kami mengunakan ruang kosong lalu next atau Selanjutnya.

7. Memilih CD instalasi, beri centang saja pada salin seluruh CD kemudian pilih Next atau Selanjutnya.

8. Menambah Source Program /driver, ada None, CDROM, Network http, ftp .anda bisa pilih None, karena nanti bisa di lengkapi juga setelahproses install ini selesai.

9. Pembuatan Partisi di mulai harap tunggu dan pada tahap ini anda akan di minta memasukan CD2, CD3 sesuai versi Mandriva yg anda Instal , Mandriva 2005 (3 CD), Mandriva 2006 (4 CD) Mandriva 2007 (4 CD). Tapi disini kami menggunakan Linux Mandriva 2008 dalam bentuk 1(satu) keping DVD.

10. Memilih Grup Paket, ada 3 paket : a). Install Dekstop KDE Mandriva. b). Install Dekstop GNOME Mandriva. c). Instalasi Kustomisasi. Disini kami memilih Install Dekstop KDE Mandriva, lalu next atau lanjutkan.

11. Proses Menginstall sedang berjalan silakan tunggu untuk beberapa menit.

12. Setelah prose instalasi selesai anda akan memasuki menu Password untuk panduan ini sebaiknya isikan saja password terserah dari anda karena nanti berhubungan dengan pengelolaan user yg akan saya sedikit jelaskan lalu next atau Selanjutnya.

13. Install Boot Loader, pilih resolution layer 1024x768 @ 60 Hz, lalu next atau Selanjutnya.

14. Lalu akan masuk ke konfigurasi system yg telah terinstall, dan pada tahap ini mungkin anda akan melihat konfigurasi yg belum terinstall dg benar, anda boleh menyesuaikan atau boleh langsung ->lalu next atau lanjutkan

15. Konfigurasi Jaringan, yaitu mengkonfigurasi system hardware utk jaringan dan internet, jika pada tahap ini anda sdh paham silahkan di konfigurasi, jika tidak bisa langsung saja sembarang , nanti kita konfigurasi setelah proses instalasi, karena spt saya katakan dari awal bahwa tujuan panduan instalasi ini adalah utk pemula supaya proses instalasi Linux berhasil dulu, masalah lain2 nya akan di bahas belakangan , ->lalu next atau lanjutkan

16. Atur Time Zone , pilih Zona waktu di mana anda tinggal, misalnya saya pilih Makassar, lalu next atau Selanjutnya.

17. Lalu Pilih saja ,automatic time synchronization.

18. Konfigurasi Mouse, mouse anda usb atau ps/2 pilih, lalu next atau Selanjutnya.

19. Internet update, boleh pilih Ya atau Tidak, lalu next atau Selanjutnya.

20. Booting Service, bila anda melewati tahap ini anda bisa pilih Boot Ulang.

21. Proses Boot Ulang sedang berlangsung biarkan proses ini berjalan sampai Komputer anda melakukan Boot Ulang.

22. Selesai…keluarkan CD dari DVDROM, setelah Reboot Mandriva anda siap di gunakan.

23. Gambar ini akhir dari proses pengistalan Linux Mandriva 2008. Dengan demikian anda siap menggunakannya.

2) Install Windows XP pada komputer yang akan bertindak sebagai workstation ataupun client.
Langkah-langkah meng-install Windows XP sebagai berikut :
Yang perlu dipersiapkan:
a) 1 (satu) Perangkat Personal Komputer (PC).
b) CD Windows XP
Sebelumnya setting bios agar komputer membaca CD ROM lebih dahulu (CD ROM, C, A). Kemudian masukkan CD ROM, dan hidupkan computer.
1. Tekan enter pada saat keluar boot from CD

2. Gambar 1 adalah gambar saat CPU melakan proses mendeteksi hardware.

3. Gambar 2 adalah Proses Window Setup. Tunggu proses beberapa saat.

4. Gambar 3 adalah Proses Window Setup. Tekan Enter untuk melakukan Setup Windows.

5. Gambar 5 adalah Proses partisi. Tekan enter untuk melakukan format pada partisi yang telah ada atau tekan C untuk membuat partisi pada tempat yang kosong, dengan catatan harddisk masih ada ruang harddisk untuk melakukan partisi baru.

6. Gambar 4 adalah Proses Formating. Pilih salah satu jenis format yang kita inginkan. Sebaiknya pilih format bentuk NTFS.

7. Gambar 6 adalah Proses Formating harddisk. Tunggu proses ini sampai dengan selesai.

8. Gambar 7 adalah Proses copy files system. Tunggu proses ini sampai dengan selesai.

9. Gambar 8 adalah Proses copy files system. Tunggu proses ini sampai dengan selesai.

10. Gambar 9 adalah Proses Inisialisi windows. Tunggu proses ini sampai dengan selesai.

11. Gambar 10 adalah Proses reboot. Tunggu proses ini sampai dengan selesai.

12. Gambar 11 adalah Proses masuk pertama widows xp. Tunggu proses ini sampai dengan selesai.

13. Gambar 12 adalah Prose1s installasi windows. Tunggu proses ini sampai dengan selesai.

14. Gambar 13 adalah regional Setting. Rubah sesuai dengan region tempat anda berasal dengan memilih tab customize setelah selesai pilih next.

15. Gambar 14 adalah Software personalisasi Setting. Ketik nama dan organisasi anda, organisasi bisa dilewat, pilih next untuk proses selanjutnya.

16. Gambar 15 adalah registrasi code. Isi nomor serial atau nomor product key, pilih next untuk proses selanjutnya.

17. Gambar 16 adalah penamaan komputer dan password administrator lokal. Isi nama komputer, pilih next untuk proses selanjutnya.


18. Gambar 17 adalah proses seting tanggal dan waktu. Seting tanggal dan waktu sesuai dengan zona kita berada, pilih next untuk proses selanjutnya.

19. Gambar 18 adalah proses setup windows. Tunggu sampai proses selesai.

20. Gambar 19 adalah proses inisialisasi windows. Tunggu sampai proses selesai.

21. Gambar 20 adalah proses masuk operating windows untuk pertama kalinya. Pilih next untuk melakukan proses selanjutnya.

22. Gambar 21 adalah informasi user. Isi nama user/pemakai komputer, nama user harus lebih dari enam karakter. Pilih next untuk proses selanjutnya.

23. Gambar 22 adalah informasi bahwa anda telah berhasil menginstall windows XP. Pilih next untuk proses selanjutnya.

24. Gambar 23 dan 24 adalah tampilan akhir proses installasi windows XP. Dengan demikian anda telah berhasil menginstall windows / operating system XP. Setelah XP terinstall silahkan anda install software yang anda butuhkan.

3) Menyambung koneksi kabel UTP
Berdasarkan beberapa literatur, ada standard warna dalam penyambungan kabel ethernet (UTP). Ada 2 macam dari penggolongan kaberl untuk jaringan yaitu kabel cross dan staigh. Yang kita sekarang dalam membangun jaringan ini adalah kabel cross. Pertama, mengacu kepada standar T-568A yang diperkenalkan pada tahun 1995 dan kemudian diverifikasi pada tahun 2002 menjadi T-568B. Jika ingin mengikuti standar pengkodean warna dapat melihat pada gambar berikut.

Sebagai catatan, standar T-568B merupakan standar yang paling banyak digunakan, baik itu oleh sebagian besar vendor hardware. Tetapi jika hanya untuk personal, sekedar utak-utik, yang penting adalah prinsipnya. Cara tergampang adalah, kabel nomor :
• Penyambungan kabel:
1. Panjang total sebuah kabel dari komputer ke computer yang akan menjadi client sedapat mungkin jangan melebihi 100 meter. Biasanya jika lebih dari 100m, akan menimbulkan masalah dalam kecepatan akses, coallition, dan lain-lain.
2. Potong ujung kabel dengan pisau, gunting atau cripping tool.
3. Kupas kulitnya dengan cutter (pisau) kira-kira sepanjang kuku ibu jari tangan Anda. Hati-hati, jangan sampai ada bagian anak kabel yang luka, lecet ataupun terkelupas.
4. Susun anak-anak kabel tersebut sesuai dengan T-568B, T-568A ataupun cara gampang diatas.
5. Ratakan ujung-ujung anak kabel tersebut dengan cripping tool.
6. Masukan anak-anak kabel tersebut ke dalam jack RJ-45.
7. Jepit dan tekan jack RJ-45 yang sudah berisi kabel didalamnya dengan cripping tool, hingga terdengar bunyi “Klik”.
8. Lakukan step-2 hingga 7 pada ujung kabel lainnya dan pada kabel yang kedua.
Digg it StumbleUpon del.icio.us

0 Komentar:

Posting Komentar